Rokan Hilir Bangun Museum Icon Wisata

Tahun ini akan dibangun dua icon wisata. Yaitu Museum Ikan dan Museum China di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) untuk menigkatkan dunia wisata di Riau umumnya dan Rohil khususnya. Direktur Riau Tourism Board, Fadlah Sulaiman kepada wartawan Rabu (9/9/09) mengatakan bahwa tahun ini Riau memang sedang berbenah dalam upaya meningkatkan dunia wisata. Salah satunya adalah dengan dibangunnya dua ikon wisata di Kabupaten Rohil.

Dua Ikon wisata yang dibangun di Kabupaten Rohil tahun ini adalah Museum Ikan dan Museum China. Pada rencana awal, museum ikan akan dipajang ikan-ikan yang sudah mati dan akrilik ikan dari berbagai jenis yang hidup di kabupaten Rohil. Namun menurutnya, dalam perkembangannya, muncul wacana museum ikan hidup.

“Untuk museum China, kita bukan memandang bahwa pemerintah mengakomodir secara khusus budaya-budaya China. Namun kita memandang dari potensi wisatanya. Coba kita bayangkan warga China dari berbagai Negara seperti Singapura, Malaysia bahkan warga keturunan China di Australia yang berjumlah ratusan ribu saat menghadiri upacara Bakar Tongkang, hadir mengunjungi museum China di Rohil. Dapat dipastikan dunia Wisata Riau akan semakin bergairah,” terangnya.

Bukan hanya itu, menurut Fadlah, Pemkab Rohil juga sudah menyediakan lahan di tepian sungai sepanjang 5 Kilometer untuk dimanfaatkan bagi pengembangan wisata di Rohil. Ke depan, lahan di tepian sungai tersebut akan menjadi wisata pesisir yang diharapkan akan dapat menarik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

Disinggung mengenai jumlah wisatawan di Riau tahun ini, Fadlah mengatakan bahwa sejauh ini, jumlah yang ditargetkan untuk tahun 2009 adalah kenaikan kunjungan wisata sebanyak 10 % dibandingkan tahun 2008 yang mencapai 37 ribu wisatawan atau sebanyak 40 ribu wisatawan. Hingga akhir Agustus lalu, wisatawan yang berkunjung ke Riau sudah mencapai 75 persen

Author Since: Oct 30, 2018